Pemrograman

26 Maret 2017

“Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”

Sahabat dunia islam, salam sejahtera untuk kita semua semoga Allah SWT memberikan selalu keberkahan untuk kita semua. Sebagai manusia yang hidup dalam bermasyarakat tentu kita selalu bersinggungan dengan orang lain. Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain merupakan perkara yang sangat dianjurkan oleh agama. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ
Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”
Hadist di atas menunjukan bahwa Rasullullah menganjurkan umat islam selalau berbuat baik terhadap orang lain dan mahluk yang lain. Hal ini menjadi indikator bagaimana menjadi mukmin yang sebenarnya. Eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kemanfataannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya.
Setiap perbuatan maka akan kembali kepada orang yang berbuat. Seperti kita Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri dan juga sebaliknya. Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman:
إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ
Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)
Tentu saja manfaat dalam hadits ini sangat luas. Manfaat yang dimaksud bukan sekedar manfaat materi, yang biasanya diwujudkan dalam bentuk pemberian harta atau kekayaan dengan jumlah tertentu kepada orang lain. Manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain bisa berupa :
Pertama Ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum/dunia;
Manusia bisa memberikan kemanfaatan kepada orang lain dengan ilmu yang dimilikinya. Baik itu ilmu agama maupun ilmu umum. Bahkan, seseorang yang memiliki ilmu agama kemudian diajarkannya kepada orang lain dan membawa kemanfaatan bagi orang tersebut dengan datangnya hidayah kepada-Nya, maka ini adalah keberuntungan yang sangat besar, lebih besar dari unta merah yang menjadi simbol kekayaan orang Arab.
Ilmu umum yang diajarkan kepada orang lain juga merupakan bentuk kemanfaatan tersendiri. Terlebih jika dengan ilmu itu orang lain mendapatkan life skill (keterampilan hidup), lalu dengan life skill itu ia mendapatkan nafkah untuk sarana ibadah dan menafkahi keluarganya, lalu nafkah itu juga anaknya bisa sekolah, dari sekolahnya si anak bisa bekerja, menghidupi keluarganya, dan seterusnya, maka ilmu itu menjadi pahala jariyah baginya.
“Jika seseorang meninggal maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal; shadaqah jariyah, ilmu
yang manfaat, dan anak shalih yang mendoakan orang tuanya” (HR. Muslim)
Kedua Materi (Harta/Kekayaan)
Manusia juga bisa memberikan manfaat kepada sesamanya dengan harta/kekayaan yang ia punya. Bentuknya bisa bermacam-macam. Secara umum mengeluarkan harta di jalan Allah itu disebut infaq. Infaq yang wajib adalah zakat. Dan yang sunnah biasa disebut shodaqah. Memberikan kemanfaatan harta juga bisa dengan pemberian hadiah kepada orang lain. Tentu, yang nilai kemanfaatannya lebih besar adalah yang pemberian kepada orang yang paling membutuhkan.
Ketiga Tenaga/Keahlian
Bentuk kemanfaatan berikutnya adalah tenaga. Manusia bisa memberikan kemanfaatan kepada orang lain dengan tenaga yang ia miliki. Misalnya jika ada perbaikan jalan kampung, kita bias memberikan kemanfaatan dengan ikut bergotong royong. Ketika ada pembangunan masjid kita bisa membantu dengan tenaga kita juga. Saat ada tetangga yang kesulitan dengan masalah kelistrikan sementara kita memiliki keahlian dalam hal itu, kita juga bisa membantunya dan memberikan kemanfaatan dengan keahlian kita.
Keempat, Sikap yang baik
Sikap yang baik kepada sesama juga termasuk kemanfaatan. Baik kemanfaatan itu terasa langsung ataupun tidak langsung. Maka Rasulullah SAW memasukkan senyum kepada orang lain sebagai shadaqah karena mengandung unsur kemanfaatan. Dengan senyum dan sikap baik kita, kita telah mendukung terciptanya lingkungan yang baik dan kondusif.
Semakin banyak seseorang memberikan kelima hal di atas kepada orang lain -tentunya orang yang tepat- maka semakin tinggi tingkat kemanfaatannya bagi orang lain. Semakin tinggi kemanfaatan seseorang kepada orang lain, maka ia semakin tinggi posisinya sebagai manusia menuju “manusia terbaik”.
mari kita belajar dari penggalan kisah diceritakan kepada kami Muhammad bin Abdurrahman Asy-Syafii, berkata kepada kami Al-Qasim bin Hasyim As-Samsar, ia berkata : telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Qais Adl-Dlibbi, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Sukain bin Siraj, berkata kepada kami Amr bin Dinar, dari Ibnu Umar bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW, maka ia bertanya: “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling dicintai Allah? Dan apakah amal yang paling dicintai Allah azza wa jalla?” Rasulullah SAW bersabda : “Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain…” (HR. Thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir li Ath-Thabrani juz 11 hlm.84). Wallahu a’lam*
Semoga bermanfaat

http://www.duniaislam.org

23 Maret 2017

Latihan Pengenalan Delphi


Percabangan

3.1. Operator Percabangan

percabangan adalah merupakan operator yang digunakan untuk menentukan pilihan terhadap beberapa pilihan yang ada.

Dalam bahasa pemograman Delphi mengenal dua operator per cabangan

3.1.1. Percabangan If

merupakan operator percabangan yang digunakan untuk menentukan pilihan atas beberapa kondisi yang merupakan syarat terhadap pilihan yang sudah ditentukan.
Ada dua model percabangan if

a.  Percabangan untuk kondisi pilihan tunggal

Merupakan  operator  percabangan  yang  digunakan untuk menentukan sebuah pilihan dengan kondisi tunggal

Bentuk Umum                                                                                                                                    
If  Syarat then hasil; 
                                                                                                             
Contoh                                                                                                                                               
If  Nilai > 80 then keterangan = ‘Lulus’;  
                                                                                
b.  Percabangan untuk kondisi majemuk
                                                                               
Merupakan  operator  percabangan  yang  digunakan dengan kondisi yang harus dipeuhi lebih dari satu, untuk menentukan pilihan

Bentuk Umum 
                                                                         
If Syarat1 then
                                                                                                                           
Hasil1
Else
If syarat2 then
Hasil2
Else
…………….
……………
end;

Contoh
If nilai > 80 then
Grade = “A”
Else
if  nilai > 70 then
grade = “B”
else
if nilai > 60 then
grade = “C”
else
grade = “E’;


3.1.3. Percabangan case
case of   adalah merupakan metode lain dari sebuah percabangan, berfungsi sama seperti  fungsi  if  yaitu  untuk  melakukan  seleksi  atas  beberapa  pilihan  dengan kondisi sebagai syarat yang harus terpenuhi. Secara fungsi scee dan if tidak ada perbedaan tetapi untuk penulisan fungsi case lebih mudah diterapkn untuk pilihan atau kondisi lebih dari satu.
Bentuk Umum fungsi Sace OF Case      <variabel> of
<pilihan ke 1> ; hasil1;
<pilihan ke 2>; hasil2;
<pilihan ke 3>;hasil3;
………………………
<pilihan ke n>; hasiln;
end;

atau fungsi case of bisa juga diberikan else untuk piliahn terakhir.

Bentuk Umum

Case      <variabel> of
<pilihan ke 1> ; hasil1;
<pilihan ke 2>; hasil2;
<pilihan ke 3>;hasil3;
………………………
else
hasiln;
end;


Contoh

Case Bilangan of
1:showmessage(‘Angka 1’);
2:showmessage(‘Angka 2’);
3:showmessage(‘Angka 3’);
end;



DOWNLOAD


Contoh Pengunaan Percabangan pada program


DELPHI- Operator, Deklarasi, Tipe Data dan Mengenal Object-1

2.1  Deklarasi
Dalam setiap penulisan bahasa pemograman deklarasi sangat digunakan   apabila
dalam penulisan program dibutuhkan indentifier atau tanda pengenal. Indentifier pada umumnya di buat oleh progremmmer yang digunakan untuk mewakili nilai dari suatu object.
Indentifier  yang  dikenal  dalam  Delphi  adalah  label,  konstanta,  tipe,  fungsi, procedure maupun variabel.

2.1.1. Deklarasi Konstanta

Deklarasi konstanta adalah tanda pengenal dalam Delphi yang mempunyai nilai yang sudah tetap. Definisi konstanta   diawali dengan kata baku Const   diikuti dengan kumpulan indentifier yang diberi sebuah nilai.

Contoh


procedure TForm2.etertulisChange(Sender: TObject);
const nil1:='30000';
begin end;

2.1.2. Deklarasi Variabel

Deklarasi variabel adalah tanda pengenal dalam Delphi yang mempunyai nilai yang mana nilai tersebut akan terus berubah selama proses berjalan. Definisi variabel diawali dengan kata baku   Var   diikuti dengan kumpulan identifier yang diikuti dengan tipe data yang dibutuhkan.

Contoh


procedure TForm2.EpraktekKeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
var
praktek,nil2,nil1 :real;
begin
if (key = #13) then begin
nil1 := strtofloat(ehtulis.Text);


praktek:= strtofloat(epraktek.Text);
nil2:= 0.4  * praktek; ehpraktek.Text := floattostr(nil2); form2.ActiveControl := cmi; emurni.Text := floattostr(nil1 + nil2); if nil1 > 60  then
egrade.Text := 'Lulus' else
egrade.Text := 'Gagal' end;
end;


2.2  Tipe  Data


Secara sederhana tipe data dapat didefinisikan dengan istilah tempat untuk menentukan pemberian nilai terhadap suatu variabel sesuai atau tidak dengan nilai yang diberikan oleh user. Dalam versi lain tipe data juga diartikan sebagai batasan terhadap fungsi tanda pengenal terhadap semua nilai yang diterima.   logika yang dapat kita berikan adalah ketika kita menempatkan tanda pengenal harga hanya mengenal angka, maka ketika kita memberikan nilai berupa string maka secara otomatis data tersebut akan ditolak karena nilai tersebut tidak dikenali oleh   tipe data yang diberikan.

2.2.1   Tipe Data Numeric Integer

Tipe data integer merupakan tipe data bilangan bulat yang hanya mengenal bilangan decimal. Dimana tipe data Integer tidak mengenal pecahan

Bentuk Umum


Var
Nil1:integer; Begin
Nil1:=5000;


2.2.2 Tipe  Data  Real


Tipe data numeric real adalah tipe data dari suatu tanda pengenal selain mengenal bilangan bulat utuh tipe data ini juga mengenal nilai angka yang mengenal pecahan.


Bentuk Umum


Var
Nil:real; Begin
Nil1:=20,5;


2.2.3 Tipe  Data  String


Tipe data string merupakan salah satu jens tipe data selain mengenal angak disini tipe data dapat juga mengenla data berupa huruf maupun tanda baca.

Bentuk umum


Var
Nama:string; Begin
Nama:=’Anton’;


2.2.4 Tipe  Data  Char


Secara fungsi tipe data char sama dengan tipe data string tetapi  dari segi kapsitas ruang diperoleh tipe data char jauh lebih sedikit karena hanya mengenal 1 karakter.



2.3. Dasar umum merancang Program aplikasi berbasis visual
a.   Merancang tampilan program (user interface) hal ini meliputi =  Form dan
toolbox
b.   Desain properties. Hal ini digunakan untuk merubah tampilan icon yang asli toolbox agar sesuai dengan tampilan yang tampilan yang diinginkan.
c.   Jendela Code Editor , digunakan sebagai media komunikasi antar object pada form dengan system yang ada.


2.4. Mengenal Komponen label, edit & Button
2.5. Mengenal Operator

Delphi mengenal banyak operator, sama seperti bahasa pemograman yang lain, operator menjadi satu hal penting yang harus ada untuk perancangan program.

2.5.1. Operator Penugasan (assignment Operator)

Symbol operator digunakan untuk melakukan suatu proses atas suatu nilai dengan memberikan nilai baru pada suatu variabel

Lambang operator Penugasan “ :=

Bentuk Umum penulisan

Var := perintah;
Contoh = A:=”B”;
Label1.caption := “Irnawan”
C:= A + B;

2.5.2. Operator Aritmatika

Operator aritmatika berfungsi untuk melakukan suatu proses aritmatika yang meliputi perkalian, pembagian, penjumlahn, pengurangan maupun pengurangan terhdap suatu nilai variabel yang tersimpan dalam suatu object, dengan memberikan nilai baru.
Symbol yang dikenal dalam delphi

Symbol
Keterangan
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
Div
Pembagian Integer
Mod
Sisa Pembagian

Contoh
B := 15 + 2;

hasil

B = 17
B := 15 div 2

B = 7
B := 15/2

B = 7,5
B := 15 * 2

B = 30
B := 15 mod 2

B = 1


2.5.3. Operator String

Digunakan untuk menggabungkan dua teks/string atau lebih. Symbol yang digunakan = +
Contoh = Bentuk Umum
A := teks1 + teks2

Contoh
A : = “Aku”;
B := “Bisa”; C := A + B;

Hasil C = Aku Bisa

2.5.4. Merancang Aplikasi Dengan Delphi a.  Hasil ketika form dijalankan


Gambar 2.1 Form Operator

b.  Desain Form

Gambar 2.2 Desain Form Operator c.   Desain Properties
Object
Name
Caption

Label 1

Label 1
Program   pengenalan
dasar operator delphi
Label 2
Label 2
Nilai Praktek I
Label 3
Label3
Nilai Praktek II
Label 4
Label4
Nilai Perhitungan
Label5
Label5
Hasil
Label6
Label6
Hasil
Label7
Label7
Hasil
Label8
Label8
Hasil
Edit1
Nil1
-
Edit2
Nil2
-
Edit3
Ehtambah
-
Edit4
ehkali
-
Edit5
Ehbagi
-
Edit6
ehkurang
-
Button1
Btambah
Tambah
Button2
Bkali
Kali
Button3
Bbagi
Bagi
Button4
Bkurang
Kurang
Button5
Bclose
Close
d.  Listing Program

Catatan =
Dalam bahasa  pemograman Delphi semua  data  yang diinput  melalui
edit box dideklarasikan dengan tipe data  string, sehingga ketika kita akan melakukan proses perkalian atau  pengurangan kita  tidak  bisa mengalikan secara langsung   edit   box  yang dimaksud tetap kita perlu merubah menjadi nilai  dengan tipe data yang dapat dikalikan.

1. Program Tambah

Digunakan untuk menampilkan hasil penjumlahan antara nilai praktek 1 dengan nilai praktek II, cara double klik pada buton tambah dan tuliskan kode berikut ini =


procedure TForm2.BtambahClick(Sender: TObject);
var
nil1, nil2 : real;
tambah: real;
begin
nil1 := strtofloat(enil1.text); nil2 := strtofloat(enil2.text); tambah := nil1 + nil2;
ehtambah.text := floattostr(tambah);
end;

Catatan
Var
Nil1,nil2 : real; Tambah ; real;

Var digunakan untuk mendeklarasikan suatu nama varibael yag dibuat oleh programmer yang berfungsi untuk menyimpan nilai atau data selama proses program berjalan.




Nil1,nil2 dan  tambah  adalah  nama  variabel  baru  yang  dibentuk oleh progrmmer

Real   adalah nama dari sekeian banyak tipe data yang dikenal dalam bahasa peograman Delphi. Cakupan tipe data real adalah membaca bilangan angka dalam bentuk decimal.

Strtofloat   adalah fungsi yang digunakan merubah nilai dari tipe data string menjadi tipe data numeric.

Floattostr adalah fungsi yang digunakan merubah nilai pecahan menjadi data string.

2. Program untuk kali


procedure TForm2.BkaliClick(Sender: TObject);
var bil1,bil2:real; kali : real;
begin
      bil1 := strtofloat(enil1.text); bil2 := strtofloat(enil2.text); kali := bil1*bil2;
      ehkali.text := floattostr(kali);

{ehkali.text :=  inttostr(strtoint(enil1.text) * strtoint(enil2.text));}
end;



3 Program untuk bagi


procedure TForm2.BbagiClick(Sender: TObject);
var
bil1,bil2     : real;
bagi : real;
begin
bil1 := strtofloat(enil1.Text); bil2 := strtofloat(enil2.Text); bagi := bil1/bil2;
ehbagi.Text := floattostr(bagi);
end;

4. Program untuk kurang


procedure TForm2.BkurangClick(Sender: TObject);
var
bil1,bil2,kurang : real;
begin
bil1 :=  strtofloat(enil1.Text);

bil2 := strtofloat(enil2.Text);
kurang := bil1 - bil2;
ekurang.Text := floattostr(kurang);
end;

5. Program untuk keluar


procedure TForm2.bcloseClick(Sender: TObject);
begin
messageDlg('Ingin Menutup form',mterror, [mbok],0);
close;
end;

Catatan

Messagedlg   adalah   penggalan   program
menampilkan kotak pesan.
yang
digunakan
untuk

Close digunakan untuk menutup form.




2.5.5. Latihan Program Pembayaran a. Form setelah dijalankan




Contoh penggunaan pada program


Entri yang Diunggulkan

Pengenalan-PHP

Apa Itu PHP? Berdasarkan informasi dari situs resmi PHP, “PHP.net”, PHP ( PHP: Hypertext Prepocessor ) merupakan bahasa pemrograman web ...

Popular Posts